RESUME PKKMB
UNIVERSITAS LAMPUNG TAHUN 2026
DI SUSUN OLEH:
MUHAMMAD FATHONI AL MUAZZIM (2614131012)
RESUME PKMB UNIVERSITAS (11-12 AGUSTUS 2026)
1. Potensi & Modal Dasar Lampung
- Luas: 4,9 juta Ha (daratan 3,3 jt Ha, lautan 1,6 jt Ha).
- Demografi: 9,5 juta jiwa. Penduduk terbanyak #2 se-Sumatera dan #8 se-Indonesia. Usia produktif mencapai 68% (peluang bonus demografi).
- Status: Provinsi strategis di ujung Selatan Sumatera dengan kekayaan alam darat dan laut.
2. Unggulan Sektor Primer
- Nilai total sektor primer mencapai Rp165,31 Triliun.
- Pertanian: Padi (#1 Nasional, Rp25,4 T), Ubi Kayu (#1 Nasional, Rp10,3 T), Nanas/Pisang (#1 dan #2 Nasional).
- Perkebunan: Tebu (#2 Nasional), Lada (#1 Nasional), Sawit (Rp5,9 T), Kopi, dan Karet.
- Peternakan: Sapi potong (Rp17,2 T) dan Kambing (#3 Nasional).
- Perikanan: Tangkap dan Budidaya (total nilai sekitar Rp11 T).
3. Masalah Kritis: Hilirisasi
54,4% atau setara Rp89,99 Triliun dari hasil bumi Lampung masih dijual mentah (belum diolah jadi produk bernilai tambah).
4. Strategi Solusi: Kolaborasi Kampus-Pemprov
- KKN tematik di lokasi desa maju.
- Riset teknologi pascapanen (contoh: National Cassava Center).
- Membangun logistik, tata niaga, dan hilirisasi agar petani sejahtera.
- Mencetak mahasiswa sebagai inovator yang turun langsung ke masyarakat.
5. Literasi Digital & Bahaya Narkoba (Materi Lanjutan)
- Di era digital, mahasiswa Unila dituntut memiliki prinsip Cerdas, Aman, dan Bertanggung Jawab (CAB) dalam bermedia sosial:
- Cerdas: Menggunakan teknologi untuk hal positif dan produktif.
- Aman: Terlindungi dari kejahatan siber dan bahaya digital.
- Bertanggung Jawab: Sadar bahwa setiap tindakan digital ada konsekuensi nyata. ""Saring sebelum sharing"", verifikasi fakta, hindari hoaks, dan bangun opini positif (bukan provokatif).
- Selain ancaman digital, bahaya narkoba juga ditekankan. Dasar hukumnya UU No. 35/2009 dengan ancaman hukuman 4-12 tahun penjara dan denda hingga Rp8 miliar. Narkoba merusak fisik, mental, masa depan akademik, dan karier. Kampus mendukung gerakan BERSINAR untuk melawan narkoba.
6. Transformasi Bisnis Unila: Badan Pengelola Usaha (BPU)
Unila melakukan transformasi besar-besaran dalam pengelolaan aset dan bisnis untuk mencapai kemandirian finansial.
Perubahan Paradigma (Dulu vs. Kini): Berubah dari sekadar ""pengelola aset"" (administratif, birokratis, manual) menjadi ""penggerak bisnis"" (berorientasi pasar, berbasis kinerja, keputusan cepat, dan terintegrasi).
Pendapatan & Target: Saat ini BPU mengelola 11 unit usaha dengan 41 personel, menghasilkan pendapatan bruto Rp6,01 Miliar (2025). Target jangka pendek Rp10 M (2026) dan aspirasi Rp19 M (2029).
- Model Bisnis (Holding): BPU bertindak sebagai induk (holding) dengan 2 skema:
- Owner-Operator (8 unit): BPU mengelola langsung (menanggung biaya & risiko, tetapi menerima seluruh pendapatan).
- Landlord (2 unit): BPU menyewakan aset ke mitra (pendapatan stabil, risiko rendah).
- Portofolio Unggulan BPU:
- Akomodasi: Unila Inn (penginapan umum) & Unila Dormitory (asrama mahasiswa).
- Konvensi: Unila Convention Hall (kapasitas besar untuk wisuda, pameran, resepsi publik, standar operasi baku).
- Olahraga: Unila Sport Center (kolam, lapangan, tribune; rencana revitalisasi 2026).
- Ritel & Komersial: Campus Market Hub (42 los food court) & Unila Property Lease (sewa kios, ATM, ruang komersial, menara telekomunikasi).
- Layanan Kampus: Smart Parking (sistem non-tunai), Klinik & Terapi, Preschool & Daycare, dan Nilaris Drinking Water (air minum kemasan).
- Inkubasi: Ruang untuk melahirkan bisnis baru dari hasil riset, jasa profesional, dan merchandise kampus.
4 Pilar Tata Kelola BPU:
- Digital: Seluruh transaksi tercatat otomatis dan digital.
- Integrated: Arus penerimaan terintegrasi tanpa simpanan uang manual.
- Efficient: Belanja modal hanya keluar setelah uji kelayakan bisnis.
- Accountable: Pelaporan berkala berbasis pusat laba-rugi.
7. Profil Pembicara & Penutup
Materi disampaikan oleh para akademisi Unila, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. Prof. Dr. Ayi Ahadiat (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan TIK) dan Dr. Usep Syaipudin (Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan), yang menunjukkan komitmen pimpinan dalam mendorong kewirausahaan dan inovasi kampus.
Pesan Utama: Mahasiswa Unila adalah investasi strategis bangsa. Jadilah generasi yang cerdas digital, bebas narkoba, dan siap menjadi agen pembangunan melalui inovasi dan hilirisasi menuju Indonesia Emas 2045.
8. Detail Tarif Layanan BPU Unila
Berikut rincian tarif dari unit-unit usaha yang dikelola BPU Unila (berlaku untuk umum dan sivitas):
1. Gedung Serba Guna (UCH):
- Sewa dasar (maks. 8 jam): Umum acara besar >1000 org (Rp40 Juta), Umum seminar/<1000 org (Rp20 Juta), Dosen/Tendik (Rp12,5 Juta), Mahasiswa/UKM (Rp5 Juta).
- Biaya tambahan perlengkapan (maks. 8 jam): Videotron (Rp10 Juta), Soundsystem (Rp2 Juta), Genset (Rp1 Juta).
2. Wisma Unila Inn (Akomodasi & Rapat):
- Kamar (per malam): Weekday Rp200 ribu, Weekend/Hari Libur Rp250 ribu (untuk Single/Twin/Double); Ekstra bed Rp50 ribu.
- Sewa Ruangan (maks. 8 jam): Ruang Sidang (Rp1,5 Juta), Lobby dalam (Rp750 ribu), Ruang Makan (Rp500 ribu).
- Asrama/Dormitory Unila: Tarif per semester menyesuaikan lantai (makin tinggi makin murah). Contoh: Asrama B (4 org/kamar) lantai 1 = Rp1.650.000, lantai 4 = Rp1.200.000.
3. Fasilitas Olahraga Darat:
- Raket & Lapangan (Basket/Volley/Tennis): Sivitas Rp60 ribu/jam, Umum Rp80 ribu/jam (min. 2 jam); Keanggotaan Rp500 ribu/bulan.
- Sepak bola: Sivitas Rp750 ribu, Umum Rp1,25 juta (per 4 jam).
4. Kolam Renang:
Tiket masuk: Sivitas Rp8 ribu (weekday), Umum Rp15 ribu (weekday). Sewa 8 lintasan (2 jam): Rp450 ribu (Senin-Jumat) dan Rp1 Juta (Sabtu/Minggu).
5. Taman Kanak-Kanak (TK) Unila:
Uang pendaftaran dll per tahun: Anak Dosen Unila Rp4 Juta, Umum Rp5 Juta.
6. Data Ketenagakerjaan & Urgensi Karier (Tahun 2025)
Fakta Pengangguran: Jumlah lulusan perguruan tinggi (Diploma & Sarjana) mencapai 1,26 juta orang, dengan 62% terserap kerja. Namun, total pengangguran nasional mencapai 7,22 juta orang, dan sebanyak 1,03 juta orang (14,31%) di antaranya adalah lulusan D4-S3. Ini menunjukkan persaingan kerja sangat ketat.
Hirarki Hidup (Kerja → Profesi → Karier):
- Kerja: Sekadar melakukan sesuatu.
- Profesi: Bidang pekerjaan berbasis keahlian.
- Karier: Profesi yang benar-benar memajukan kehidupan.
- Catatan: Tidak semua orang yang bekerja sampai ke level berkarier.
Indikator Kemajuan Hidup: Karier yang maju dibuktikan dengan: kondisi fisik sehat, psikologis sejahtera, lebih religius, hubungan sosial harmonis, dan finansial cukup.
7. Layanan UPT Pengembangan Karier & Kewirausahaan Unila
- Kampus memfasilitasi mahasiswa agar siap bertransisi dari Mahasiswa → Profesional (maks. 6 bulan setelah wisuda) → Karier (perjalanan individu). Tahapannya:
- Semester 1: Asesmen Talenta. Mengenal karakteristik, minat, dan potensi diri melalui platform digital CCED (Career Center & Entrepreneurship Development). (Ditampilkan dashboard statistik yang sudah diikuti 3.044 mahasiswa).
- Semester 1 - 5: Pelatihan Hard & Soft Competence. Workshop dan training sesuai target profesi.
- Semester 5 - 7: Uji Coba Dunia Profesional. Campus Hiring, magang, dan mengenal langsung budaya kerja.
MATERI DAY -2
1. Data dan AI
- Garbage In, Garbage Out: Data buruk → keputusan buruk
- Karakteristik data baik: ACCURATE, COMPLETE, CONSISTENT, UNBIASED, UP TO DATE
2. Transisi Mahasiswa Baru
- Perubahan peran: dari siswa menjadi mahasiswa (tanggung jawab & kemandirian)
- Kampus sebagai ruang eksplorasi pengembangan diri dan minat
- Sesi interaktif diskusi jurusan
3. Support System Unila
- Teman Seperjuangan: Lingkaran pertemanan saling mendukung dan berbagi beban
- Pusat Konseling Unila: Layanan profesional kesehatan mental & kesejahteraan
- Dosen Pembimbing Akademik (PA): Mitra strategis bimbingan akademik
4. Organisasi Kemahasiswaan (Connect)
- Manfaat: Pengembangan soft skills (kepemimpinan, komunikasi efektif)
- Wadah: BEM, DPM, UKM, HMJ
- Tips: Pilih sesuai minat & tujuan, hindari ikut-ikutan
5. Prestasi (Impact)
- Pengembangan diri: PKM, Karya Tulis Ilmiah, olahraga, seni, Exchange Program
- Cari mentor, temukan passion, belajar dari kegagalan
6. Kesehatan Mental (Protect)
- Tantangan: Culture shock, tekanan akademik, FOMO, hidup mandiri
- Solusi: Self-care, set boundaries, kenali sinyal burnout
7. Segitiga Keseimbangan
- Connect (Organisasi) + Impact (Prestasi) + Protect (Mental Health)
- Harmoni ketiganya = kunci kuliah bermakna
8. Rubik Penilaian Prestasi Mahasiswa (SKS)
- Telah disyahkan Rektor dan disosialisasikan
- Download: https://s.id/BukuRubrik25
9. Contoh Rekognisi SKS PKM
- PKM 8 Bidang: Total SKS Ketua 10.31 - 12.31 (dengan media poster/presentasi)
- PKM GFT: Total SKS Ketua 4.80 - 6.80
- PKM AI: Total SKS Ketua 1.65
- Rekognisi dapat diberikan untuk MK Universitas, Fakultas, dan/atau Prodi
10. Prestasi Mahasiswa Unila 2026
- Pilmapres 2026 Wilayah LLDIKTI II:
- Sarjana Juara 2: Deni Kurniawan (FH)
- Diploma Juara 1: Luthfia Zahra Delfi (FEB) → Maju ke tingkat Nasional
- ONMIPA 2026 di UNAIR:
- Honorable Mention Biologi: Eugenia Callista (FK)
- EKKN 2026 di Untidar:
- Juara 1 Stand Terbaik: Muhammad Gibran ZS (FKIP)
- Juara 1 Kerajinan Seni Budaya: Devi Nurjayanti (FISIP)
- PIMNAS 2025 di UNHAS:
- Medali Emas & Presentasi Terbaik: Tim PKM ""GATE"" (AI deteksi blokir situs judol)
11. Satgas P4GN — apa dan mengapa
P4GN adalah Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Satgas P4GN Universitas Lampung dibentuk untuk menjalankannya di lingkungan kampus secara sistematis, terpadu, dan berkelanjutan. Tujuannya menjaga seluruh warga kampus dari ancaman narkoba, demi mewujudkan Unila yang SEHAT, AMAN, dan BERSIH dari narkoba. Sasarannya bukan mahasiswa saja, melainkan seluruh unsur: pimpinan universitas, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan mitra Unila. Ini perlu digaris bawahi — pencegahan yang hanya menyasar mahasiswa tidak pernah berhasil, karena persoalannya tidak pernah hanya ada pada mahasiswa. Pesan utamanya satu kalimat: berani bilang tidak pada narkoba. Jaga diri, jaga teman, jaga kampus.
12. Klinik Unila – faskes di dalam kampus
Klinik Universitas Lampung adalah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berada langsung di lingkungan kampus. Ia melayani mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekitar, serta sudah menjadi mitra BPJS Kesehatan. Keunggulannya sederhana tetapi menentukan: lokasinya di dalam kampus sehingga kamu tidak perlu keluar saat sakit, tenaganya profesional, biayanya terjangkau, dan pelayanannya mencakup promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Tenaga yang tersedia: 3 dokter umum, 1 dokter gigi, 4 perawat, 1 perawat gigi, 1 apoteker, 1 tenaga administrasi obat, 1 analis laboratorium, 2 bidan, dan 3 tenaga non-medis. Tersedia pula ambulans.
13. BPJS dan layanan khusus mahasiswa
Sebagai FKTP, Klinik Unila melayani peserta JKN-BPJS untuk pelayanan kesehatan tingkat pertama, pemeriksaan dan pengobatan, pelayanan penyakit kronis, rujukan berjenjang, administrasi kepesertaan, serta koordinasi pelayanan lanjutan sesuai indikasi medis. Bila kamu peserta BPJS dan faskes-mu masih di kota asal, pemindahan faskes ke Klinik Unila dapat dilakukan secara daring – dan sebaiknya diurus sebelum kamu benar-benar membutuhkannya. LAYANAN KHUSUS untuk mahasiswa dan universitas mencakup pemeriksaan kesehatan calon mahasiswa baru, pemeriksaan buta warna, pemeriksaan narkoba, dan dukungan tim medis pada kegiatan kampus. Klinik juga rutin mengadakan penyuluhan kesehatan, kampanye hidup sehat, skrining penyakit tidak menular, serta edukasi gizi dan kesehatan mental.
14. Layanan yang tersedia di Klinik Unila
- POLI UMUM – konsultasi dokter, pemeriksaan dan pengobatan umum, pemeriksaan kesehatan berkala, surat keterangan sehat untuk keperluan administrasi, bedah minor (perawatan dan jahit luka, lepas jahitan, insisi, ekstraksi kuku, spooling telinga, pengambilan benda asing), pemeriksaan EKG, oksigenasi dan nebulizer, injeksi, pemasangan infus, serta sirkumsisi.
- POLI GIGI – konsultasi, penambalan, pencabutan sesuai indikasi, scaling, penanganan keluhan gigi dan mulut, serta rujukan bila diperlukan.
- POLI KIA – pemeriksaan kehamilan, pelayanan KB, konseling kesehatan reproduksi, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.
- LABORATORIUM – hematologi sederhana, gula darah, kolesterol, asam urat, kimia darah, dan urin.
- Tersedia juga instalasi farmasi dan pelayanan gawat darurat dasar.
15. Kompetensi Kelulusan (Be Strong!)
5 langkah mencapai kompetensi lulusan:
- Berlatih Akhlak – pentingnya akhlak dan cara meningkatkannya
- Tingkat Pengetahuan – pentingnya pengetahuan dan pengalaman
- Berbagi Manfaat – manfaat dari berbagai kegiatan
- Berkomunikasi Lisan – pentingnya komunikasi lisan
- PKKMB 2026 – tujuan dan strategi pengembangan kompetensi lulusan
16. Revolusi Industri 4.0 & 5.0
- Peran Perguruan Tinggi dalam pengembangan konseling dan pelatihan
- Industri 5.0: berfokus pada keselamatan, human-centric, keberlanjutan
- Meningkatkan kualitas hidup, optimalisasi SDM, produktivitas, ketahanan kerja
17.Perguruan Tinggi Berdampak
- Pemimpin masa depan harus hadir untuk masyarakat
- PT diharapkan melahirkan pemimpin dengan ilmu dan inovasi sebagai solusi persoalan bangsa (Prof. Brian Yulianto, Kemendikbudristek)
18. Bidang Keilmuan Baru Dalam Ekonomi Digital
4 Klaster:
- Teknologi Informasi: AI, machine learning, automation, cyber security, big data, analisis data
- Bioteknologi: biomedis, teknik biomedis, genomic, healthcare
- Iklim, Energi, SDA, Lingkungan
- Seni Digital, Desain Digital, Teknologi Kreatif
19. Dampak Ekonomi Digital
- 65% siswa SD sekarang akan bekerja dengan jenis pekerjaan yang belum ada saat ini
- Perubahan: dari pekerjaan konvensional (penjaga toko, buruh pabrik) ke pekerjaan digital (data analytics, big data, YouTuber)
- Pertanian menuju Industri 5.0: teknologi efisien, produk berkualitas, budaya kerja positif, hubungan employer-employee yang baik
20. Plagiarisme
Definisi
- Tindakan mengambil karya, ide, atau hasil kerja orang lain tanpa pengakuan semestinya
- Menyalin tulisan orang lain seolah-olah hasil sendiri
- Mengambil ide orang lain seolah-olah ide sendiri
- Plagiarisme = musuh dunia pendidikan
Mengapa Orang Melakukan Plagiarisme?
- Tidak tahu (don't know)
- Tidak tahu cara menghindarinya (don't know how)
- Tidak peduli (don't care)
- Manajemen waktu buruk
Cara Menghindari Plagiarisme
- Nyatakan secara jelas setiap menggunakan:
- Ide, pendapat, teori orang lain
- Fakta, data, grafik, gambar (bukan common knowledge)
- Mengutip langsung dengan tanda ""... "" dan sebutkan sumber
- Paraphrase (tulis ulang dengan kalimat sendiri) dan tetap sebutkan sumber
Integritas Akademik
- Tugas, proyek, laporan, artikel, ujian = hasil kerja sendiri
- Integritas = perilaku etis, jujur, menghargai ide orang lain dengan kutipan dan referensi benar
21. Sistem Perkuliahan & Pembimbingan
Program akademik, budaya, dan karir
22. Visi Fakultas Pertanian Unila 2025-2029
Menjadi Pusat Unggulan dan Berdaya Saing Global dalam Pendidikan, Riset, dan Inovasi Biomassa Tropika berbasis Potensi Daerah untuk Ketahanan Pangan dan Energi Berkelanjutan
23. Sekolah vs Kuliah
Sekolah Kuliah
Teman sama Teman bisa beda-beda
Jumlah tetap Jumlah bisa beda-beda
Belajar banyak dituntun Belajar lebih mandiri, dosen mengajar lebih cepat
Tugas guru → mengajar Tugas dosen → mengajar, meneliti, mengabdi
Tidak ada skripsi Ada skripsi
Tahun masuk & lulus sama Tahun masuk & lulus bisa beda-beda
24. SKS (Sistem Kredit Semester)
Mahasiswa dapat memilih sendiri mata kuliah per semester
Peraturan Akademik (Pasal 24)
1 SKS terdiri atas:
- Kegiatan tatap muka: 50 menit/minggu/semester
- Kegiatan terstruktur: 60 menit/minggu/semester
- Kegiatan mandiri: 60 menit/minggu/semester
25. Beban dan Masa Studi Mahasiswa
Program Pendidikan SKS Minimum SKS Maksimum
Sarjana (S1) 144 160
Magister (S2) 54 72
Doktor (S3) 92 45
RESUME PKMBB FAKULTAS (13 AGUSTUS 2026)
MATERI DAY -3
1. Jurusan vs Program Studi
- Jurusan: unsur pelaksana akademik di bawah fakultas yang menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam satu atau sejumlah cabang iptek
- Program Studi: kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan akademik dan profesional berdasarkan kurikulum
2. Progam Studi di Lingkungan Fakultas Pertanian Unila (SKS 144)
- Agronomi
- Ilmu Tanah
- Proteksi Tanaman
- Agroteknologi
- Agribisnis
- Penyuluhan Pertanian
- Teknologi Hasil Pertanian
- Teknologi Industri Pertanian
- Teknik Pertanian
- Peternakan
- Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak
- Kehutanan
- Budidaya Perairan
- Sumberdaya Akuatik
- Ilmu Kelautan (145 SKS)
3. Pembimbing Akademik (PA)
- Dosen yang ditetapkan dekan atas usulan ketua prodi/jurusan
- Pertemuan PA dan mahasiswa minimal 3 kali dalam satu semester (Peraturan Akademik Pasal 20)
Tugas PA:
- Membantu menyusun Rencana Studi (RS)
- Membantu memperlambangkan mata kuliah sesuai beban SKS dan memvalidasi RS
- Memonitor dan mengevaluasi perkembangan studi mahasiswa
- Mendokumentasikan hasil pemantauan melalui kartu kendali setiap akhir semester
- Membantu mengatasi masalah studi; dapat direkomendasikan ke Tim Bimbingan Konseling Mahasiswa (TBKM)
4. Kapan Mahasiswa DO (DROP OUT)?
Kondisi Keterangan
- 4 Semester SKS < 40 ; IPK < 2,00
- 8 Semester SKS < 80 ; IPK < 2,00
- 14 Semester Belum lulus
- Administratif 2 semester tidak bayar UKT
5. Bentuk Sanksi Akademik (Pasal 44)
Sanksi dapat berupa satu atau lebih:
- Teguran tertulis
- Huruf mutu E untuk mata kuliah yang dicurangi
- Huruf mutu E untuk semua mata kuliah dalam satu semester
- Huruf mutu E semua mata kuliah + tidak diperkenankan ikut akademik satu semester berikutnya
- Hukuman bersyarat (ancaman putus studi jika mengulang)
- Putus studi (DO)
- Pembatalan ijazah dan pencabutan gelar akademik
6. Kurikulum Merdeka Belajar - Kampus Merdeka
- Kurikulum 2025
- ≥ 1 semester berada di luar kampus
- Bentuk: magang, riset, kuliah di luar PT, di luar prodi
7. Bentuk Kegiatan Utama Kampus Berdampak
- Magang/Praktik Kerja – bekerja langsung di industri/instansi
- Asistensi Mengajar – membantu proses belajar mengajar di sekolah
- Pengabdian Masyarakat (KKN) – turun ke lapangan menyelesaikan masalah warga
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal – pendampingan dan digitalisasi UMKM
- Proyek Inovasi & Riset Terapan – penelitian yang diaplikasikan untuk kemajuan daerah
8. Kulia Lulus Tepat Waktu (KTW)
- ≤ 8 semester atau ≤ 4 tahun
- Menguntungkan: mahasiswa, orang tua, institusi (prodi, PT)
- Sebaliknya: merugikan
9.Tips Cepat Lulus dan Berprestasi
- Belajar keras: rajin, tekun, tidak malu bertanya, tidak mudah menyerah
- Ikut organisasi kampus: meningkatkan kemampuan, memperluas jaringan
- Tidak percaya begitu saja cerita buruk dari orang lain yang prestasinya tidak baik
10. Tata Krama Mahasiswa
Etika • Disiplin • Sopan Santun • Tanggung Jawab
1. Pengertian Tata Krama
- Aturan sopan santun dan etika dalam berperilaku
- Diterapkan di kampus dan masyarakat
- Cerminan karakter, kedewasaan, dan profesionalitas
2. Etika Berpakaian
- Rapi, bersih, sopan, sesuai ketentuan kampus
- Sesuaikan dengan kegiatan akademik
- Hindari: kaos tanpa kerah, sandal jepit saat kuliah
- Penampilan baik = menghargai diri sendiri dan lingkungan
3. Etika Berbicara
- Gunakan bahasa santun dan mudah dipahami
- Dengarkan saat orang lain berbicara
- Sampaikan pendapat dengan tegas namun tetap menghargai
- Hindari ucapan kasar, merendahkan, atau menyinggung
4. Disiplin & Tanggung Jawab
- Datang tepat waktu dan mengikuti perkuliahan dengan tertib
- Kerjakan tugas secara mandiri dan bertanggung jawab
- Patuhi tata tertib kampus
- Jaga fasilitas dan lingkungan kampus
5. Bijak Menggunakan Media Sosial
- Pikirkan dampak sebelum mengunggah/membagikan
- Gunakan bahasa santun di ruang digital
- Jangan sebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya
- Jejak digital mencerminkan karakter
6. Menjaga Nama Baik Almamater
- Tunjukkan perilaku baik di dalam dan luar kampus
- Jadilah mahasiswa berintegritas dan dapat dipercaya
- Prestasi penting, tetapi karakter adalah bekal jangka panjang
- Nama baik almamater adalah tanggung jawab bersama
11. Cara Menghubungi Dosen
- Pilih waktu yang wajar (jam kerja)
- Awali dengan salam dan sapaan hormat
- Tulis nama jelas, NIM, dan program studi
- Gunakan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan tidak disingkat
Tips Tambahan:
- Perhatikan Waktu: kirim pesan hanya hari kerja (Senin-Jumat), jam 08.00-16.00 WIB. Hindari malam hari atau hari libur
- Jangan Gunakan Singkatan: hindari kata seperti y2, p2, dmk, pk, ass. Tulis lengkap dan baik
- Sabar Menunggu Respon: jangan spam. Beri waktu minimal 1x24 jam sebelum menanyakan kembali dengan sopan
12. Kewajiban Mahasiswa
- Mahasiswa FP Unila memiliki 4 kewajiban utama:
- Menanggung biaya pendidikan (kecuali ada pembebasan berdasarkan keputusan Rektor).
- Mematuhi semua ketentuan dan peraturan yang berlaku di Unila.
- Memelihara sarana prasarana, kebersihan, ketertiban, dan keamanan kampus.
- Menghargai ilmu pengetahuan dan teknologi.
13. Peran Mahasiswa (Agen Perubahan)
Mahasiswa tidak hanya mengejar gelar, tetapi juga berperan sebagai:
- Agent of Change: Membawa perubahan positif bagi kampus dan masyarakat.
- Social Control: Mengawasi dan memberikan kritik membangun terhadap kebijakan.
- Iron Stock: Calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan bertanggung jawab.
- Moral Force: Menjadi teladan dalam sikap, etika, dan nilai kemanusiaan.
14. Paradigma & Sikap Belajar Baru
- Paradigma 20/80: Hanya 20% ilmu berasal dari bangku kuliah, sedangkan 80% sisanya datang dari diskusi, praktik, observasi, dan pengalaman hidup. Mahasiswa dituntut menjadi pembelajar mandiri (bukan sekadar murid yang menunggu diberi tahu).
- Sikap Ilmiah: Wajib mengembangkan Rasa Ingin Tahu (Curiosity), Keraguan yang Sehat (Healthy Skepticism), Kejujuran Intelektual (berani mengakui kesalahan/ketidaktahuan), dan Keterbukaan terhadap gagasan baru.
- Berpikir Interdisipliner: Batas antar ilmu semakin kabur. Mahasiswa tidak boleh terpaku pada satu jurusan, harus belajar ilmu lain untuk memecahkan masalah nyata (contoh: Agribisnis + Psikologi, Teknik + Biologi).
15. Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA)
- Manfaat: Mengembangkan soft skills, memperluas relasi/jaringan, belajar manajemen dan kepemimpinan, meningkatkan kepercayaan diri, serta menambah pengalaman non-akademik.
- Daftar ORMAWA FP Unila: BEM FP, DPM FP, FOSSI, HIMASEPERTA (Agribisnis), PERMA-AGT, GAMATALA, PERMA-TEP, dan berbagai UKM lainnya.
16. Motivasi & Pesan (Sambutan Agribisnis 2026)
- Visi lembaga adalah menjadi ""Wadah Bertumbuh, Pusat Pembinaan Karakter"".
- Motivasi utama: Jangan takut gagal/ditolak (Coba-coba jadi strategi), dan jangan hanya mengejar nilai, tetapi kejarlah dampak nyata.
- Pesan moral bagi mahasiswa baru angkatan 2026: ""Jadilah Manusia yang Bertumbuh, Terhubung, dan Berdampak"" (Grow - Connect - Impact).
RESUME PKMBB JURUSAN (14 AGUSTUS 2026)
MATERI DAY -4
1. Paradigma Belajar di Universitas
- Jurang ""Tahu"" vs ""Memahami"": Universitas tidak menilai hafalan, melainkan kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta (level tertinggi Taksonomi Bloom).
- Karakteristik Gen Z: Memiliki akses instan dan menyukai format visual/video, namun rentan terhadap kedangkalan akibat konten singkat. Kelebihannya adalah multi-platform literacy, pola pikir jaringan (belajar dari berbagai forum global), dan adaptasi cepat terhadap teknologi (AI).
- Hambatan Belajar: Infobesity (terlalu banyak sumber), distraksi digital, ketakutan bertanya, dan Dunning-Kruger Effect (merasa pintar di awal lalu frustasi di tengah). Solusinya: manajemen waktu dan filter informasi
2. Etika & Tata Tertib Kampus (Kode Etik)
- Pentingnya Norma: Menjaga citra diri/kampus, membentuk karakter, menciptakan lingkungan kondusif, persiapan profesional, dan menghindari konflik.
- Pelanggaran Akademik (Contoh): Plagiarisme, kecurangan ujian (contekan), pemalsuan data penelitian, dan penyalahgunaan teknologi/AI.
- Pelanggaran Aturan Kampus: Tidak memenuhi kehadiran (minimal 80% kuliah, 100% praktikum), titip absen, penyalahgunaan fasilitas (internet/ruang kelas), judi online, narkoba, konten negatif media sosial, dan bolos tanpa izin.
- Konsekuensi: Pelanggaran etika dan norma berhak dikenai sanksi akademik maupun proses hukum.
- Dress Code & Taita Rias: Sopan, menutup aurat, rapi. Tidak boleh kaos oblong/celana pendek, baju ketat/transparan. Untuk acara formal wajib memakai sepatu. Rambut mahasiswa laki-laki tidak boleh awut-awutan; tata rias wajah tidak berlebihan (kecuali acara resmi).
3. Etika Komunikasi (Pesan Elektronik/Daring)
- Tips Mengirim Pesan ke Dosen: Perhatikan jam kerja, tulis salam di awal, cantumkan identitas diri (Nama/NPM) secara jelas, sampaikan keperluan dengan jelas, dan akhiri dengan terima kasih.
- Etika Kuliah Daring: Responsif, nyalakan kamera (On cam), perhatikan kuliah hingga selesai, dan mute mikrofon jika ada noise.
4. Budaya Kampus ""Kampus Berdampak""
- Mengusung 6 budaya utama:
- Akademik: Menulis jurnal, diskusi literatur.
- Intelek: Gemar membaca, terbuka pada ide baru.
- Kritis: Mengkaji fakta dengan bukti empiris.
- Inovatif: Menciptakan startup riset dan inovasi teknologi.
- Teknologi: Menggunakan e-learning dan software analisis data.
- Bersih: Menjaga kebersihan ruang kelas/lab dan membuang sampah pada tempatnya.
5. Prospek Kerja Agribisnis
- Agribisnis menggabungkan ilmu pertanian, manajemen, ekonomi, dan strategi bisnis (dari hulu ke hilir). Lulusan bisa bekerja di:
- Industri/korporasi (perusahaan multinasional, perbankan).
- Pemerintahan (Kementerian pangan, BPN, food estate).
- Sektor lintas (rumah sakit, industri kreatif, startup agritech).
- Data: 62,9% alumni agribisnis mendapatkan pekerjaan kurang dari 6 bulan setelah lulus (berdasarkan tracer study).
6. Pengenalan Pimpinan Jurusan Agribisnis
Memperkenalkan tiga dosen kunci:
- Dr. Teguh Endaryanto, S.P., M.Si. (Ketua Jurusan Agribisnis, bidang Pengembangan Wilayah Pedesaan).
- Dr. Novi Rosanti, S.P., M.E.P. (Koordinator Prodi S1 Agribisnis, bidang Ekonomi Kelembagaan).
- Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. (Guru Besar dan Ketua Lab Analisis Agribisnis, bidang Ekonomi Pertanian).
7. Profil Dosen Jurusan Agribisnis FP Unila
Materi ini menampilkan 18 profil dosen pengajar di Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Berikut rinciannya:
1. Guru Besar (Profesor)
- Prof. Dr. Erlina Rufaidah, M.Si. (Bidang Ekonomi Pertanian).
- Prof. Dr. Ir. Wuryaningsih Dwi Sayekti, M.S. (Ketua TPMPS S1 Agribisnis, Bidang Manajemen Ketahanan Pangan).
- Prof. Dr. Ir. Zainal Abidin, M.E.S. (Bidang Ekonomi Sumberdaya Alam dan Pertanian Berkelanjutan).
- Prof. Dr. Ir. Ktut Murniati, M.T.A. (Ketua TPMPS S2 Agribisnis, Bidang Ekonomi Produksi Tanaman Pangan).
- Prof. Dr. Ir. M. Irfan Affandi, M.Si. (Koordinator Prodi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Bidang Ekonomi Regional).
2. Dosen dengan Jabatan Fungsional Lektor Kepala (IVc)
- Dr. Ir. Dyah Aring Hepiana Lestari, M.Si. (Bidang Sistem Agribisnis).
- Dr. Ir. Fembriarti Erry Prasmatiwi, M.P. (Bidang Ekonomi Produksi Pertanian).
- Dr. Maya Riantini, S.P., M.Si. (Bidang Ekonomi Rumah Tangga).
- Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S. (Koordinator Prodi Magister Agribisnis PP Unila, Bidang Ilmu Usahatani).
3. Dosen dengan Jabatan Fungsional Lektor (IIIc/d) & Dosen Lainnya
- Ir. Adila Nugraha, M.S. (Bidang Pembiayaan Perusahaan Pertanian).
- Ir. Suryaty Situmorang, M.Si. (Bidang Tataniaga Pertanian).
- Ir. Rabiatul Adawiyah, M.Si. (Ketua Lab Manajemen Usaha dan Sumberdaya Keluarga, Bidang Gizi dan Pangan).
- Ir. Eka Kasymir, M.Si. (Dosen Pembina Himaseperta, Bidang Ekonomi Internasional).
- Lina Marlina, S.P., M.Si. (Bidang Pembangunan Pertanian).
- Dr. Ani Suryani, S.P., M.Sc. (Bidang Manajemen Keuangan).
- Firdasari, S.P., M.E.P., Ph.D. (Bidang Kebijakan Pertanian).
- Dian Rahmalia, S.P., M.Si. (Kepala Pusat Audit Mutu LPMPP, Bidang Manajemen Logistik dan Pemasaran).
- Dewi Mulla Sari, S.P., M.Si. (Dosen Pembina UKMF FOSI FP, Bidang Ekonomi Produksi Pertanian).
4. Dosen dengan Keahlian Kelembagaan & Manajemen
- Amanda Putra Seta, S.P., M.P. (Dosen Pendamping Himaseperta, Bidang Kelembagaan Agribisnis). Latar belakang S1 & S2 dari Unila.
- I Rani Mellya Sari, S.P., M.Si. (Bidang Manajemen Produksi Operasi). Latar belakang S1 Unila, S2 IPB.
- Tyas Sekartiar Syafani, S.P., M.Si. (Dosen Pendamping Himaseperta, Bidang Agribisnis). Latar belakang S1 & S2 dari Unila.
5. Dosen yang Sedang Mengambil Studi Lanjut (S3)
- Kategori khusus untuk dosen yang sedang menyelesaikan pendidikan doktoral:
- Lidya Sari Mas Indah, S.P., M.Si. (Bidang Ekonomi Kesejahteraan). S1 & S2 Unila.
- Yuliana Saleh, S.P., M.Si. (Dosen Pembina Himaseperta, Bidang Manajemen Agribisnis). S1 & S2 Unila.
6. Dosen Keahlian Penyuluhan & Komunikasi Pertanian (Kelompok Besar)
- Prof. Dr. Ir. Kordiyana K. Rangga, M.S. (Guru Besar, Ketua Lab Penyuluhan, Bidang Pemberdayaan Masyarakat).
- Dr. Ir. Sumaryo, M.Si. (Lektor Kepala, Koordinator Prodi S2 Penyuluhan Pertanian).
- Dr. Ir. Dame Trully Gultom, M.S. (Lektor Kepala, Bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian).
- Dr. Helvi Yanfika, S.P., M.E.P. (Lektor Kepala, Bidang Penyuluhan Pembangunan).
- Ir. Indah Nurmayasari, M.Sc. (Ketua TPMPS Prodi Penyuluhan Pertanian, Bidang Sosiologi Pedesaan). S2 dari University of Wisconsin, USA.
- Dr. Yuniar Aviati Syarief, S.P., M.T.A. (Sekretaris Jurusan Agribisnis, Bidang Pemberdayaan Masyarakat).
- M. Ibnu, S.P., M.M., M.Sc., Ph.D. (Koordinator Prodi Magister Penyuluhan, Bidang Agribisnis & Ekonomi SDA). Memiliki latar belakang pendidikan internasional (Wageningen & Maastricht University, Belanda).
- Dr. Serly Silviyanti, S.P., M.Si. (Bidang Komunikasi Pembangunan).
- Sahrul Ari Irawan, S.P., M.P. (Bidang Penyuluhan & Komunikasi Pertanian). Dosen muda (lulus S2 Unila 2024).
- Rokhma Yeni, S.P., M.P. (Bidang Penyuluhan & Komunikasi Pertanian). S1 & S2 Unila.
- Yuli Safitri, S.P., M.P. (Bidang Penyuluhan & Komunikasi Pertanian). S1 & S2 Unila.
7. Tenaga Kependidikan (Staf Administrasi & Kebersihan)
Turut diperkenalkan staf pendukung non-dosen yang berperan penting di jurusan:
- Iin Kuntari, A.Md. (Staff Administrasi, lulusan D3 Perpustakaan Unila).
- Lucky Lindu Antika, S.P. (Staff Administrasi, lulusan S1 Penyuluhan Pertanian Agribisnis Unila).
- Bukhori (Office Boy dan Penjaga Gedung N Lantai 2).
- M. Giwantoro (Office Boy dan Penjaga Gedung N Lantai 1).
8. Sistem Pembelajaran & Beban Studi
- Sistem Kredit Semester (SKS): Mahasiswa menentukan sendiri beban belajar dan mata kuliah yang diambil tiap semester.
- Definisi 1 SKS (Kuliah/Tutorial): Terdiri dari 50 menit tatap muka, 60 menit tugas terstruktur, dan 60 menit belajar mandiri per minggu.
- Definisi 1 SKS (Praktikum): Setara dengan 170 menit per minggu.
- Total Beban: Minimal 144 SKS untuk menyelesaikan program sarjana (direncanakan 8 semester).
- Aturan Pengambilan SKS:
- Semester 1 & 2 maksimal 20 SKS.
- Semester 3 dst. maksimal 24 SKS.
- Mulai Semester 3, jumlah SKS ditentukan oleh Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya (Misal: IP ≥ 3,00 boleh ambil 24 SKS; IP ≤ 1,49 hanya boleh ambil 12 SKS).
9. Visi, Misi, & Capaian Pembelajaran Prodi Agribisnis
- Visi: Menjadi program studi berstandar internasional yang unggul dalam mengembangkan ilmu agribisnis berkelanjutan berbasis potensi daerah.
- Misi: (1) Pendidikan adaptif dan inovatif; (2) Penelitian inovatif; (3) Pengabdian masyarakat aplikatif; (4) Jejaring kerjasama dengan akademisi, bisnis, dan pemerintah.
- Profil Lulusan: Manajer Agribisnis, Pengusaha Agribisnis, Analis Agribisnis, dan Fasilitator Agribisnis.
- Capaian Pembelajaran (CPL): Mahasiswa diarahkan untuk memiliki sikap bertakwa, kemampuan analisis teoritis, literasi teknologi, serta kemampuan berpikir kritis, komunikatif, dan berintegritas.
10. Sebaran Mata Kuliah (Kurikulum)
- Semester 1: MK Wajib (20 SKS) - Pancasila, Agama, Bahasa Inggris, Pengantar Ilmu Pertanian, Dasar Manajemen, Matematika Ekonomi, dll.
- Semester 2: MK Wajib (20 SKS) - Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Biologi, Fisika/Kimia, Statistik Dasar, Ekonomi Mikro, English for Agribisnis, dll.
- Semester 3: MK Wajib (24 SKS) - Kewirausahaan, Akuntansi Dasar, Ekonomi Makro, Teknologi Informasi, Mekanisasi Pertanian, dll.
- Semester 5: MK Wajib (18 SKS) + MK Pilihan (0-6 SKS) - Sistem Pertanian Berkelanjutan, Manajemen Agribisnis, Ekonomi SDA, Metode Penelitian, dll.
- Semester 6, 7, 8: Fokus pada MBKM, Praktik Umum, Seminar, dan Skripsi (4 SKS).
- Mata Kuliah Pilihan: Tersedia berbagai peminatan seperti Risiko Agribisnis, Manajemen Pemasaran, Digital Marketing, Ekonomi Manajerial, dll. (Mengarah pada kompetensi Asisten Manajer Produksi, Pemasaran, SDM, atau Keuangan).
11. Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)
- MBKM bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar prodi dan kampus. Tersedia 5 jalur utama (masing-masing minimal wajib mengambil ≥ 20 SKS):
- Magang: Praktik Umum + MK Pilihan + Enrichment Courses (soft skills).
- Kewirausahaan: Praktik Agribisnis + MK Pilihan (Digital Marketing, Perilaku Konsumen, dll).
- Membangun Desa (KKN): Kuliah Kerja Nyata + MK Pilihan (Pengembangan Masyarakat, Ekonomi Kelembagaan, dll).
- Pertukaran Mahasiswa: Mengambil mata kuliah di luar prodi sesuai kurikulum.
- Enrichment Courses (Soft Skills): Mata kuliah wajib diambil dalam program MBKM, mencakup Komunikasi Tim, Kepemimpinan, Empati, Pengambilan Keputusan, Berpikir Kritis, Inovasi, Etika Profesi, Literasi Finansial, dll (masing-masing 2 SKS).
12. Program Kerja Organisasi Mahasiswa (HIMASEPERTA)
Kegiatan kemahasiswaan dibagi menjadi 3 bidang utama:
Bidang 1 (Pengembangan Akademik & Profesi):
- English Competition (SEC) yang mencakup Cabaret, Storytelling, dan Speech untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris dan kreativitas.
- Publikasi AgriInsight (majalah/magazine).
Bidang 2 (Pengkaderan & Pengabdian Masyarakat):
- Ramadhan in Action: Kunjungan panti asuhan, pembagian takjil, serta penumbuhan empati sosial.
- LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan).
- SUONE (Sunday One - kegiatan kebersamaan).
- SOV (Sosek On Vacation - kegiatan sosial/akademik di luar kampus).
- PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) dan Donor Darah.
Bidang 3 (Pengembangan Minat Bakat & Kreativitas):
- SOC (Sosek On Champions): Wadah untuk meningkatkan sportivitas dan kebersamaan. Meliputi pertandingan olahraga (Futsal, Badminton), E-Sport antar angkatan, dan perlombaan bakat.
- Kegiatan Seni, Apresiasi, dan Olahraga
- AICON (Agribusiness Iconic Night): Acara malam puncak atau malam apresiasi bagi mahasiswa Agribisnis.
- SPECTA (Show Performance & Celebration of Himaseperta): Acara pertunjukan dan perayaan bersama untuk mempererat solidaritas anggota himpunan.
- Kegiatan Rutin Olahraga dan Kesenian: Program rutin untuk menyalurkan bakat dan menjaga kebugaran fisik mahasiswa.
Bidang 4: Kewirausahaan (Entrepreneurship)
- Bidang ini berfokus pada pengembangan jiwa bisnis dan kemandirian finansial mahasiswa melalui program nyata:
- Bazaar: Kegiatan penjualan produk (makanan, minuman, kerajinan) yang dilaksanakan secara berkelompok dalam suatu acara. Tujuannya untuk menggali dana organisasi, melatih keterampilan wirausaha, serta mengasah kemampuan perencanaan, produksi, promosi, dan kreativitas menciptakan produk.
- Sosek Mart: Unit usaha nyata himpunan yang beroperasi sebagai toko kelontong/kantin mini untuk melayani kebutuhan mahasiswa sekaligus menjadi sarana belajar bisnis.
- Sosek Aksesoris: Program bisnis yang bergerak di bidang penjualan merchandise. Contoh nyatanya adalah membuka Open Pre-Order (PO) Merchandise khusus untuk mahasiswa baru, seperti kaos, aksesoris, dan atribut kampus lainnya
13. Pesan Penutup
"Mahasiswa yang hebat bukan hanya yang pintar secara akademik, tetapi juga yang tahu cara menghargai orang lain."
Mari membangun budaya kampus yang santun, disiplin, dan berintegritas.
.png)


0 Komentar